Gowa  

Tagana Goes to School, Dinsos Gowa Perkenalkan Taruna Siaga Bencana di SMPN 2 Pattallassang

GOWA – Dinas Sosial Kabupaten Gowa bersama melaksanakan program Tagana Goes to School atau Tagana Masuk Sekolah yang untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Gowa. Pilot project ini dipusatkan di SMP Negeri 2 Pattallassang pada Selasa, 26 Agustus 2025.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Firdaus mengatakan, program ini bertujuan untuk mengenalkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) kepada pelajar sejak dini agar mereka memahami pentingnya kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.

“Tagana ini sama halnya seperti PMR. Kalau PMR itu Palang Merah Remaja, maka Tagana adalah Taruna Siaga Bencana. Relawan ini dibentuk oleh Kementerian Sosial RI dan dikoordinasikan oleh Dinas Sosial baik di provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia,” kata Firdaus.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Tagana memiliki tugas utama dalam penanganan masalah kebencanaan, mulai dari tanggap darurat, rehabilitasi sosial, hingga rekonstruksi pasca bencana.

Baca Juga:  Harumkan Pattallassang, Putra Mantan Kades Borongpalala Sabet The Best Sosmed-Top 3 Putra Duta Anak Gowa 2024

“Tagana adalah relawan terlatih. Mereka dilengkapi dengan dapur umum lapangan, mobil operasional, hingga tenaga yang siap membantu masyarakat terdampak bencana. Tagana hadir untuk memberikan bantuan makanan, pertolongan psikososial, trauma healing, hingga melakukan asesmen pendataan korban,” jelasnya.

Firdaus juga menyampaikan bahwa bencana terdiri atas beberapa jenis, yakni bencana alam (banjir, longsor, tsunami), bencana non-alam (kebakaran), hingga bencana sosial seperti pandemi Covid-19. Menurutnya, keberadaan Tagana sangat penting karena bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

“Program Tagana Goes to School ini bukan hanya sosialisasi, tetapi juga edukasi tentang mitigasi bencana. Harapannya, sejak sekolah anak-anak kita sudah paham bagaimana cara menghadapi situasi darurat,” pungkasnya.

Sementara itu, Penyuluh Sosial Ahli Muda Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Suryanti Andi Aziz yang juga Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa, di hadapan siswa siswi PMR SMP Negeri 2 Pattallassang menjelaskan, inisiatif ini berawal dari dukungan Kementerian Sosial RI sejak 24 Maret 2004.

Baca Juga:  Tingkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa, Pemkab Gowa Launching Ayo Mengaji di Sekolah

Sejak saat itu, Tagana menjadi bagian penting dari Dinas Sosial di seluruh Indonesia dengan empat peran utama, yaitu kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Tagana adalah relawan sosial yang memiliki kepedulian dan aktif dalam penanggulangan bencana. Hal ini juga telah diatur dalam Permensos Nomor 28 Tahun 2012,” jelasnya.

dirinya juga menyampaikan, program Tagana Goes to School bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa, guru, dan orang tua tentang kesiapsiagaan bencana.

“Bentuk kegiatannya meliputi penyuluhan, pelatihan keterampilan, hingga simulasi bencana di lingkungan sekolah, program ini juga telah terkoordinasi dengan Dinas Pendidikan di berbagai daerah,” tuturnya.

Dina Sosial pun kata Suryanti membuka peluang bagi generasi muda untuk bergabung menjadi Tagana setelah menamatkan pendidikan SMA maupun perguruan tinggi. Pendaftaran bisa dilakukan melalui Dinas Sosial Kabupaten Gowa yang dikoordinasikan bersama Forum Komunikasi Tagana.

Baca Juga:  Hadiri Munas VI dan HUT Ke-25 APKASI, Bupati Gowa: APKASI Harus Jadi Fasilitator Pemda dan Pusat

“Tagana hadir untuk membantu pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini kita ingin menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana, yang nantinya mau bergabung bersama tagana, mulai mempersiapkan diri sedini mungkin,” tuturnya.

Kegiatan ini dihadiri 30 siswa siswi Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 2 Pattallassang. ***