Gowa  

Dinanti Masyarakat, RS Pratama Gowa Beroperasi 2024

Progres Pembangunan Capai 78 Persen

Avatar photo

BONTONOMPO— Rumah Sakit (RS) Pratama Kabupaten Gowa sudah dinanti-nanti oleh masyarakat.

Pekerjaan pembangunannya terus dikebut. Saat ini, progres pembangunan RS Pratama yang terletak di Kecamatan Bontonompo itu telah mencapai 78 persen.

Pemerintah Kabupaten Gowa sendiri telah menargetkan di tahun 2024 rumah sakit tersebut akan mulai beroperasi.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan turun mengecek langsung progres pembangunan RS Pratama, Jum’at (20/10).

“Tadi saya telah berkeliling melihat sejauh mana kondisi pembangunan rumah sakit, dan alhamdulillah sudah mencapai sekitar 78 persen,” ungkap Adnan.

Ia menerangkan, pembangunan RS Pratama dilaksanakan secara bertahap. Untuk tahap pertama mulai dikerjakan tahun 2021 lalu. Kemudian dilanjutkan di tahun 2023 untuk tahap kedua.

Baca Juga:  Kader PKK Gowa Digembleng Keterampilan Membatik

“Untuk tahap pertama itu dibangun lantai 1 dan 2. Tahun 2023 ini dilanjutkan dengan pembangunan gedung di lantai 3. Target kami RS Pratama mulai beroperasi tahun depan,” sebutnya.

Ia berharap, Rumah Sakit Pratama dengan tipe D ini dapat melayani masyarakat di wilayah Kecamatan Bajeng, Bajeng Barat, Bontonompo, Bontonompo Selatan hingga Kabupaten Takalar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, drg Abdul Haris Usman yang mendampingi Bupati Adnan melakukan pengecekan, menjelaskan, berdasar perencanaan RS Pratama bertipe D.

“RS Pratama yang dibangun merupakan Rumah Sakit Kelas D yang akan menyelenggarakan pelayanan medik umum, gawat darurat, keperawatan, laboratorium, radiologi dan farmasi,” jelasnya.

Dijelaskan, sesuai Permenkes RI Nomor 24 Tahun 2014, Tentang Rumah Sakit Kelas D Pratama, melayani perawatan kelas 3 untuk pelayanan rawat inap, gawat darurat serta pelayanan penunjang lainnya.

Baca Juga:  Enam Calon Direktur PDAM Gowa Uji Kepatutan

RS Pratama ini, sebut dia, merupakan RS kedua milik Pemkab Gowa setelah RSUD Syekh Yusuf yang akan dilengkapi dengan fasilitas 50 tempat tidur untuk ruang perawatan. Plus 4 orang dokter.

Tak hanya itu saja. Juga dilengkapi ruang IGD, ICU, dan 5 ruang poli untuk pelayanan rawat jalan serta 3  perumahan untuk tenaga kesehatan.(rus)