Gowa  

54 Siswa SMAN 1 Gowa Lulus SNBP 2024, Islamuddin : Buah Kedisiplinan

Avatar photo

GOWA–Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMAN 1 Gowa di ajang Seleksi Nasional Berbasis Prestasi atau SNBP.

Kali ini, sebanyak 54 orang siswa-siswi SMAN 1 GOWA dinyatakan lulus dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lewat SNBP 2024 atau jalur undangan yang diumumkan pada hari Selasa (26/3/2024).

Hebatnya lagi, dari 54 siswa SMAN 1 Gowa yang lulus SNBP 2024, dua di antaranya berhasil tembus PTN favorit di Pulau Jawa. Yakni A Nurul Masyita, lulus di Institut Pertanian Bogor (IPB) Jawa Barat. Satunya lagi, Ananda Pratiwi Ramli lulus di Universitas Jember (Unej) Jawa Timur.

Sisanya lulus di PTN ternama di Kota Makassar. Masing-masing 23 orang lulus di Universitas Hasanuddin (Unhas), 23 di Universitas Negeri Makassar (UNM) dan 6 orang di Universitas Islam Negeri (UIN).

Baca Juga:  Bupati Adnan Minta Polisi-Kejaksaan Tindak Tegas Distributor Nakal

Kepala UPT SMAN 1 Gowa, Islamuddin mengatakan, siswanya yang lulus SNBP 2024 adalah siswa yang eligible atau dinyatakan bersyarat untuk diterima di Perguruan Tinggi Negeri sesuai jumlah kuota yang ditetapkan bagi sekolah berakreditasi A.

Keberhasilan ini pun, lanjut dia, mengulang prestasi serupa tahun sebelumnya. Pada tahun 2023 lalu, sebanyak 42 siswa SMAN 1 Gowa juga lulus PTN melalui jalur SNBP.

“Alhamdulillah, jumlah siswa SMAN 1 Gowa yang lulus PTN lewat jalur SNBP 2024 lebih banyak dari tahun 2023,” ujar Islamuddin, Kamis (28/3/2024).

Islamuddin amat bangga dan bahagia. Apalagi tak dipungkiri, dirinya adalah sosok paling berperan besar atas keberhasilan siswa SMAN 1 Gowa.

Buah kedisiplinan yang dia bangun kepada seluruh warga sekolah, mengantar siswa sekolah yang dulunya bernama SMAN 159 (Salis) semakin mumpuni.

Baca Juga:  Empati Palestine, Pemkab Gowa Kirimkan Bantuan Rp472 Juta

Islamuddin yang juga menjabat Ketua MKKS SMA Kabupaten Gowa itu mengaku, dalam setiap kesempatan selalu mengingatkan kepada warga sekolah, bahwa jika ingin menuai keberhasilan maka wajib memperbaiki seluruh proses yang terjadi di sekolah. Khususnya proses pembelajaran.

“Keberhasilan proses pembelajaran hanya bisa terwujud bila seluruh warga sekolah menjadikan disiplin sebagai sebuah budaya di sekolah. Ke depan tentu harapannya, semakin banyak jumlah siswa yang bisa terserap masuk ke Perguruan Tinggi Negeri,” imbuhnya.

Mantan Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 8 Gowa itu menegaskan, bahwa prestasi yang diraih ini juga tak lepas dari dukungan seluruh warga sekolah.

“Prestasi ini berkat kerja keras dan kolaborasi dari seluruh warga sekolah. Mulai dari kepala sekolah, guru, staf Tata Usaha, dan juga tentunya siswa,” tandasnya.(rus)